Tips Mendekatkan Hubungan Antara Kakak Dengan Adik Yang Baru Lahir

Kelahiran seorang bayi tentu sangat dinantikan dalam sebuah keluarga. Tangisan seorang bayi membuat seisi rumah menjadi lebih hangat dan ceria, namun apa jadinya jika bayi mungil ini bukan anak pertama?

Awalnya, bagi si kakak mempunyai adik baru lahir adalah hal yang menggemaskan dan belum pernah dialaminya. Namun seiring berjalan waktu, si kakak akan merasa cemburu akan berkurang kasih sayang karena adik bayinya baru lahir dan dalam perasaannya orang tuanya lebih memperhatikan sang adik. Sebenarnya hal ini merupakan hal yang wajar dan perasaan yang alamiah. Rasa cemburu kakak pada adik barunya biasanya terjadi jika kakak masih berusia 1-3 tahun. Pada rentang usia ini anak masih sangat bergantung pada orangtua (ibu) untuk memenuhi kebutuhannya. Mereka belum belajar untuk berbagi ibu kepada yang lain dan adik baru bisa mengancamnya. Setelah berusia 3 tahun, anak akan lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung kepada orangtua (ibu) untuk pemenuhan kebutuhannya.

Reaksi ketidakterimaan ini biasanya berbeda-beda pada tiap anak. Ada yang bereaksi dengan mengamuk, marah, menangis dan bahkan ada juga yang menjadi sangat pendiam dan tidak pernah berulah. Namun, pada dasarnya ia menyimpan sebuah tekanan yang sangat besar dan berat. Dalam dunia kesehatan hal ini dikenal dengan istilah Sibling Rivalry.

Sibling rivalry merupakan permusuhan dan kecemburuan antara saudara kandung yang menimbulkan ketegangan diantara mereka. Tidak dapat disangkal bahwa perselisihan antar mereka pasti akan selalu ada. Sibling rivalry akan semakin besar terjadi jika mereka berjenis kelamin sama dan jarak usia antara keduanya cukup dekat.

Tips berikut bisa orang  tua lakukan untuk Mendekatkan Hubungan Antara Kakak Dengan Adik Yang Baru Lahir:

  1. Perkenalan Sejak Kehamilan.

Selama kehamilan, persiapkan kakak dengan memberitahu apa yang akan terjadi dan apa yang diharapkan. Persiapan ini akan sangat bervariasi sesuai dengan usia anak. Misalnya dengan membangun rasa memiliki dan perasaan gembira menyambut kelahiran adik dengan mengatakan jika tidak lama lagi dia akan mempunyai adik yang lucu, yang bisa diajak bermain bersama bukannya pesaing. Agar sang kakak tidak terkejut, sejak awal ceritakan bahwa yang namanya bayi itu akan sering menangis karena belum bisa berbicara, akan sering menyusu, dan minta digendong. Berikan kakak pengertian bahwa ketika adik lahir orangtua (ibu) akan lebih repot mengurus adik bayi. Jadi, ibu tidak bisa menemaninya sesering dulu. Bisa juga dengan mengajak kakak untuk melihat kembali foto- foto waktu dia masih bayi dan jangan lupa untuk membiarkan dia merasakan pergerakan bayi atau bahkan berbincang dengan si bayi di dalam perut .

  1. Jangan Abaikan Kakak

Jelaskan bahwasannya kasih sayang ibu dan ayah tidak berkurang kepada kakak, hanya saja masa sekarang ini adik lebih membutuhkan untuk mendapatkannya. Ini adalah merupakan bagian dari pendidikan untuk anak  Berilah si kakak pelukan, dan yakinkan padanya jika ayah ibunya tetap mencintainya. Walaupun kehadiran bayi kedua adalah momen yang penting, Ayah dan Bunda jangan sampai lalai untuk memberikan perhatian dan kasih sayang yang sama kepada si Sulung. Berikan pula pengertian dan rasa aman yang tinggi kepada putra putri pertama Anda supaya dia tidak merasa terbengkalai setelah kehadiran si bayi kecil. Ketika bermain bersama tunjukkan kasih sayang dan perhatian yang sama kepada si kakak, sempatkan untuk meluangkan waktu, agar ia tetap merasa mendapatkan perhatian dan kasih sayang orang tuanya.

  1. Berikan Pemahaman Pada Kakak

Dengan bahasa komunikasi yang baik dan mudah dimengerti oleh anak-anak, dorong dan berikan pemahaman bahwa si adik kecil sedang menunggu untuk lahir dan sudah tidak sabar untuk bertemu dengan si kakak. Dengan demikian, si kakak akan memiliki bayangan seorang adik kecil dengan lebih jelas.

  1. Libatkan Kakak Dalam Merawat Adik

Ketika adik mau dimandikan, minta tolong sang kakak untuk mempersiapkan alat mandi sang adik. Hal ini akan memberikan pengaruh positif bahwa sang kakak masih dibutuhkan oleh orang tua untuk membantu kegiatan sehari-hari adiknya. Bila perlu ketika mandi adik dan kakak bisa bermain sebentar di bak mandi adik ketika aktifitas memandikan bayi berlangsung. Sehingga sedikit          demi sedikit akan menumbuhkan jiwa persaudaraan yang kental pada keduanya. Pada masa-masa tertentu ketika sang ayah dan ibu tidak bekerja dan ada waktu untuk bermain bersama keseluruhan anggota keluarga, ajaklah  mereka untuk bermain bersama dengan orang tua.

  1. Merayakan Peran Baru Sebagai Kakak

Berikan si kakak ‘hadiah’ sebagai rasa syukur atas kehadiran adik bayi, sekaligus untuk menyenangkan hati si kakak.

 

Demikian Tips Mendekatkan Hubungan Antara Kakak Dengan Adik Yang Baru Lahir.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *