Desain Minimalis Tetapi Hasil Maksimal Dengan Gaya Skandinavian

Anda menyukai desain yang simple dan minimalis, gaya skandinavian sangat cocok untuk menyalurkan selera Anda tersebut. Karena gaya skandinavian atau Scandinavian Swedish Design (sebutan populernya) menawarkan penataan rumah yang simpel, minimalis, dan multifungsi, tanpa mengurangi faktor estetika rumah Anda. Desain ini terinspirasi dari desiai rumah di Negara-negara Skandinavia seperti, Swedia, Norwegia, Islandia, Denmark, dan Finlandia. Desain Skandinavian lahir pada tahun 1930-an dan merupakan konsep modern yang cocok diterapkan pada rumah atau apartemen yang mungil karena karakteristiknya memberikan kesan luas pada ruangan Anda. Lalu, apa lagi ya… karakteristik desain rumah bergaya Scandinavian?

Berikut ulasannya, lets find out guys ….

  • Pemilihan Material Furniture

Furniture rumah Scandinavian cenderung tidak kaku dan ceria. Material furniture yang biasanya digunakan antara lain kayu, kulit, atau rami. Material tersebut diolah sehingga menghasilkan serat yang bisa digunakan sebagai bahan pembuatan sarung bantal, penutup sofa, tempat alas piring, gorden, vas bunga, dan lain-lain.

Rumah dengan gaya Scandinavian pada bagian lantainya lebih banyak menggunakan material kayu alami ataupun kayu yang dicat dengan warna putih . Hal ini bertujuan untuk memberikan kesan hangat dan luas, serta menerima pencahayaan lebih baik. Lantai plester abu-abu dan keramik putih pun dapat menjadi pilihan.

  • Teknik Pembuatan

Masyarakat di negara-negara Skandinavia sangat mengutamakan humanisme. Mereka memikirkan edukasi dan kebutuhan anak, sehingga banyak rumah yang dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan anak dan keluarganya. Perabotan pun dipilih yang ramah anak dan bisa digunakan untuk kebutuhan seluruh anggota keluarga.

  • Ornamen Minimalis

Desain Skandinavia sangat mengutamakan fungsi dari sebuah perabot dan desainnya cenderung simpel, tidak banyak hiasan yang kurang penting atau yang bisa mengurangi fungsi utama dari barang itu sendiri. Sehingga ruang minimalis akan terlihat lebih luas dan nyaman. Untuk mendesain ruangan bergaya Skandinavian, Anda harus sudah merumuskan fungsi apa saja yang bisa digunakan oleh Anda. Penataan furnitur disusun sedemikian rupa agar tidak menyulitkan ruang gerak penghuni rumah sehingga ruang dapat digunakan secara maksimal dan terhindar dari barang-barang yang tidak diperlukan. Misalnya penggunaan kabinet dan rak bisa untuk ruang penyimpanan agar ruang selalu rapi dan terlihat nyaman.

  • Pencahayaan

Di Swedia musim dinginnya sangat panjang dan matahari jarang terlihat hanya terlihat 2-3 jam saja sehari sehingga mereka sangat menghargai sinar matahari dan juga udara yang segar. Hal tersebut sangat memengaruhi orang Skandinavia dalam merancang rumahnya. Agar kontribusi untuk pencahayaan alami menjadi maksimal, mereka cenderung memiliki jendela rumah yang besar ini pula yang menjadi ciri khas gaya Skandinavia. Dekorasi jendela dapat pula dibuat secara minimum, seperti penggunaan tirai berbahan tipis dan minimalis yang berwarna netral atau warna yang ringan. Jika memungkinkan, Anda dapat memperbanyak bukaan agar rumah senantiasa mendapat udara dan cahaya alami yang sehat dan menyegarkan.

  • Pemilihan Warna

Desain rumah gaya Skandinavian identik dengan warna putih pada dinding. Agar tidak terlihat dingin atau membosankan bisa dikombinasikan dengan warna netral seperti abu-abu muda atau biru laut (navy blue). Warna putih akan memberi kesan ruangan tampak lebih luas dan lega, yang paling penting adalah perawatannya agar terlihat bersih dan rapi.

Demikian informasi tentang gaya skandinavian yang cukup sederhana, tapi tampilan akhir yang dihasilkan selalu bisa menawan hati. Semoga bermanfaat.

Ruangan Bergaya Skandinavian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *